Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Siswi SMK Swasta, DP3AP2KB Melalui Tim TPPA Telah Melakukan Langkah Preventif dan Responsif

PRESSXPOS.COM, TANGSEL— Menyikapi maraknya pemberitaan terkait dugaan pelecehan seksual yang menimpa seorang siswi di SMK swasta Maruga, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) melalui Tim TPPA menyatakan telah melakukan berbagai langkah preventif dan responsif. Rabu (07/05/2025).

Kepala DP3AP2KB Tangsel Cahyadi saat dihubungi awak media menyampaikan bahwa pihaknya secara konsisten telah melakukan edukasi dan sosialisasi pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah. “Kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin kami, termasuk penguatan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di sekolah, sesuai Permendikbud Nomor 46 Tahun 2024,” ujarnya.

Terkait kasus di SMK Waskito, pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan Polres Tangsel serta mendampingi korban dalam proses visum di RSUD. “Kami juga memastikan adanya pendampingan psikologis dan layanan konseling bagi korban. Ini bentuk komitmen kami untuk memastikan hak-hak korban terpenuhi dan pelaku mendapatkan efek jera,” tambahnya.

Saat ditanya soal kondisi korban, Kadis DP3AP2KB Cahyadi membenarkan bahwa korban sempat mengalami penurunan kondisi psikis. “Ya, memang korban mengalami tekanan mental. Tapi kami terus dampingi agar kondisinya membaik. visum sendiri dilakukan tadi siang sekitar pukul 12.30 WIB.”

Terkait keberadaan TPPK di SMK Waskito, Kadis menyatakan bahwa secara struktural mestinya sudah terbentuk. Namun, pelaksanaan di lapangan belum optimal. “Guru yang menjadi anggota TPPK memiliki beban kerja tambahan yang tidak ringan, apalagi jika kasusnya sudah masuk ranah hukum. Banyak sekolah yang belum memahami teknis pelaksanaan Permendikbud 46 sepenuhnya,” jelasnya.

Ia juga menanggapi adanya perbedaan pernyataan antara pihak sekolah dan orang tua korban. “Ini perlu kami dalami. Kami akan cek pelaksanaan TPPK di sekolah tersebut. Kalau sampai terjadi kasus seperti ini, tentu ada indikasi lemahnya pengawasan atau fungsi TPPK,” tandasnya.

Sementara itu, pihak sekolah melalui Humas, SMK Waskito Kristi, menyampaikan pernyataan resmi bahwa sekolah telah menangani kasus sesuai prosedur internal dan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan serta KCD Tangsel. “Kami telah menyerahkan kasus ini ke pihak berwenang. Tindakan terhadap pelaku juga sudah kami lakukan sesuai arahan Dinas dan Kementerian,” ujarnya.

Sekolah membenarkan bahwa korban adalah siswa kelas 10 dan pelaku siswa kelas 12, namun membantah bahwa kejadian terjadi di ruang menari. “Detail lokasi dan bukti tidak bisa kami sampaikan karena sudah masuk ranah penyelidikan,” tambahnya.

Pihak sekolah juga mengaku akan memperketat sistem keamanan dan pengawasan di lingkungan sekolah untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Kasus ini kini masih dalam penanganan kepolisian. DP3AP2KB menyatakan akan terus mengawal hingga proses hukum tuntas dan korban mendapat perlindungan maksimal. (GR)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Bangunan SDN Jombang 06 Memprihatinkan, Tembok Roboh Picu Desakan Perbaikan Secepatnya

pressXPos.com, Tangerang Selatan – Kondisi bangunan SDN Jombang 06 di Kota Tangerang Selatan menjadi sorotan…

3 hari ago

Menpora Erick Thohir Dorong Pekan Olahraga Polri Jadi Gerakan Memasyarakatkan Olahraga

Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menilai Pekan Olahraga Polri 2026 tidak hanya…

3 hari ago

Nama Baiknya Dirusak, Ini Kata Ade Muksin, Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026

pressXPos.com, KOTA BEKASI – Ketua Panitia Hari Pers Nasional (HPN) Bekasi Raya 2026, Ade Muksin,…

5 hari ago

Polres Pekalongan Kota Salurkan Bantuan Kepada Petani Jagung

pressXPos.com, Kota Pekalongan - Wujud nyata dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di…

5 hari ago

Ketua APDESI Kabupaten Bekasi Ajak Masyarakat Dukung Kinerja Polri dan Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades Serentak 2026

PressXpos.com | Kabupaten Bekasi – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di…

5 hari ago

Asyik! Meet & Greet Film “Garuda di Dadaku” Jadi Momen Berkesan Bagi Pengunjung Jakarta Fair 2026

JAKARTA – PT Indofood Sukses Makmur Tbk. melalui Indomilk Kids dan Chiki kembali menunjukkan komitmen…

6 hari ago