pressXPos.com, Pondok Ranji, Ciputat Timur — Upaya menjaga ketertiban dan rasa aman warga terus dilakukan di wilayah Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan. Ketua RT 01/RW 04 Kel. Pondok Ranji, Agus Rambo beserta team dan warga setempat, menginisiasi pemasangan spanduk dan baliho imbauan keamanan lingkungan sebagai langkah antisipatif terhadap maraknya aktivitas debt collector yang meresahkan masyarakat.

Agus menjelaskan, pemasangan spanduk tersebut merupakan bentuk kepedulian lingkungan sekaligus tindak lanjut dari amanat Pemerintah Kota Tangerang Selatan dan aparat penegak hukum. Spanduk dipasang di sejumlah titik strategis agar mudah terlihat oleh warga maupun pihak luar yang memasuki kawasan permukiman.
“Ini bentuk kepedulian kami sebagai lingkungan. Ada amanat dari pemerintah dan juga masukan dari kepolisian. Tujuannya semata-mata menjaga ketertiban dan kenyamanan warga,” ujar Agus saat ditemui di lokasi, Senin (22/12/2025).
Menurut Agus, sebelum pemasangan imbauan tersebut, sempat terjadi beberapa kejadian yang melibatkan oknum kolektor. Bahkan, ada warga yang mengaku diikuti hingga ke tempat kerja dan hampir mengalami penarikan kendaraan secara sepihak.
“Pernah ada warga yang diikuti sampai ke tempat kerjanya. Alhamdulillah waktu itu menghubungi kami sebagai ketua lingkungan, dan bisa kami selesaikan secara persuasif,” jelasnya.

Agus menegaskan bahwa langkah ini bukan berasal dari organisasi atau aliansi tertentu, melainkan murni inisiatif lingkungan. Ia menyebut peran RT sebagai ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga harus sigap merespons persoalan sosial di wilayahnya.
Dalam pelaksanaannya, pengurus lingkungan juga menjalin koordinasi aktif dengan aparat keamanan, termasuk Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Agus menyebut, Tangerang Selatan sebagai wilayah penyangga Polda Metro Jaya memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga kondusivitas wilayah.
“Kami koordinasi dengan kepolisian dan Babinsa. Ini juga bagian dari masukan dan permintaan Polda Metro Jaya agar lingkungan ikut berperan menjaga keamanan,” katanya.

Ia berharap langkah sederhana ini dapat menjadi contoh bagi lingkungan lain agar lebih proaktif menjaga wilayah masing-masing, meskipun belum ada instruksi resmi. Menurutnya, kekompakan warga menjadi kunci utama mencegah potensi gangguan keamanan.
“Kalau diibaratkan strategi, wilayah depan harus kuat. Mudah-mudahan ini bisa diikuti wilayah lain, demi melindungi masyarakat dan menjaga ketertiban umum,” pungkas Agus. (Team Pressxpos/H3R/H3ng/D3N/GR)
