pressXPos.com, Jakarta Selatan – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan dasar. Seorang siswi SDN 01 Ciputat, Kota Tangerang Selatan, berhasil meraih Juara 2 Lomba Tari Tradisional Tingkat Nasional dari Sanggar Citra Ciputat yang digelar di Poins Mall Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Sabtu, (31/01/2026).
Lomba tari tradisional nasional tersebut mengusung tema “Kreasi Nusantara” dan diselenggarakan oleh manajemen Poins Mall Lebak Bulus. Kegiatan ini diikuti oleh 23 peserta dari berbagai kota sejabodetabek untuk kategori Sekolah Dasar kelas 1 s/d kelas 6.

Dalam kompetisi tersebut dari kategori kelas 123, Ananda Keyza Asyafi Zulkarnaen dan Team Sanggar Citra Ciputat siswi dari kelas 456 SDN 01 Ciputat, tampil percaya diri dengan membawakan tarian tradisional yang dikreasikan secara modern tanpa meninggalkan unsur budaya Nusantara. Penampilannya dinilai unggul dari sisi teknik gerak, ekspresi, serta kesesuaian dengan tema lomba.
Selain itu, dewan juri menilai bahwa koreografi yang dibawakan mampu merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia dengan pengemasan yang kreatif dan menarik bagi penonton. Atas penilaian tersebut, Ananda Keyza Asyafi Zulkarnaen dan rekan sanggar tarinya Allena Fazillah Megawanti, Elsyahirah Putri Jasmine dinobatkan sebagai pemenang Juara 2.

Ajang lomba tari tradisional tingkat nasional ini menjadi ruang penting bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat seni sekaligus mengenal dan mencintai budaya bangsa sejak usia dini. Melalui kegiatan seperti ini, generasi muda diharapkan tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pelestarian seni tradisional Indonesia.
Keberhasilan Ananda Keyza Asyafi Zulkarnaen dan Team Sanggarnya juga menjadi bukti bahwa sekolah dasar mampu melahirkan talenta seni yang berdaya saing di tingkat nasional. Prestasi tersebut diharapkan dapat memotivasi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri di bidang seni dan budaya.

Diakhir wawancara sebagai Pelatih Sanggar, Afifa Diaz menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih anak didiknya. Ia mengatakan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari latihan yang konsisten serta dukungan berbagai pihak.
“Kami sebagai pelatih tentu sangat bersyukur dan bangga. Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras anak, bimbingan guru, serta dukungan sekolah. Semoga pencapaian ini bisa menjadi pengalaman berharga dan memotivasi anak-anak lainnya untuk terus mencintai seni dan budaya Indonesia,” ujar Afifa Diaz.

Ia juga berharap kegiatan lomba seni tari tradisional seperti ini dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai sarana pembinaan bakat dan pelestarian budaya Nusantara sejak usia dini. (GR)
