Tahun Baru 2026 di Tangsel Diminta Sederhana, Wali Kota Tekankan Empati dan Ketertiban

Pemerintahan Tangsel

pressXPos.com, TANGERANG SELATAN – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengimbau seluruh masyarakat untuk merayakan pergantian Tahun Baru 2026 secara sederhana dan tidak berlebihan. Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk empati terhadap saudara-saudara di sejumlah wilayah Sumatera yang tengah dilanda bencana alam.

Menurut Benyamin, momen pergantian tahun seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, tetapi juga menjadi waktu refleksi dan kepedulian sosial. Oleh karena itu, ia meminta warga Tangsel menahan diri dari aktivitas yang bersifat hura-hura.

Empati untuk Korban Bencana Alam di Sumatera

Benyamin menjelaskan, sejumlah daerah di Sumatera seperti Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara saat ini sedang menghadapi dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor. Kondisi tersebut menjadi alasan utama Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengajak masyarakat untuk menunjukkan solidaritas.
“Perayaan tahun baru sebaiknya dilakukan secara sederhana. Kepedulian kepada sesama jauh lebih bermakna dibandingkan pesta yang berlebihan,” ujar Benyamin dalam keterangannya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa empati tidak cukup diwujudkan lewat imbauan moral, tetapi juga melalui aksi nyata yang bermanfaat langsung bagi korban bencana.

Larangan Konvoi dan Petasan Demi Ketertiban

Sejalan dengan itu, Pemkot Tangsel juga menekankan aspek keamanan dan ketertiban umum. Warga diminta untuk tidak menyalakan petasan, kembang api, maupun melakukan konvoi kendaraan di jalan raya pada malam pergantian tahun.

Langkah ini diambil untuk menghindari potensi gangguan ketertiban, kebisingan, serta risiko kecelakaan lalu lintas. Terlebih, kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dinilai dapat membahayakan keselamatan apabila terjadi kerumunan tidak terkendali.

Donasi Warga Tangsel Tembus Ratusan Juta Rupiah

Di sisi lain, imbauan tersebut mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Melalui Surat Edaran Wali Kota Nomor 12357 tertanggal 5 Desember 2025, Pemkot Tangsel bersama BAZNAS menggalang donasi untuk korban bencana alam di Sumatera.

Hingga saat ini, donasi dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Tangsel telah terkumpul sekitar Rp700 juta. Bahkan, partisipasi masyarakat di Kecamatan Pamulang tercatat mencapai Rp555 juta, yang berasal dari swadaya warga, pengurus RT/RW, serta tokoh masyarakat. Dana tersebut akan disalurkan secara bertahap untuk membantu kebutuhan darurat dan pemulihan pascabencana di wilayah terdampak.

Perayaan Aman, Kota Tetap Kondusif
Menutup imbauannya, Benyamin berharap perayaan Tahun Baru di Tangerang Selatan dapat berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh makna. Ia menekankan bahwa menjaga ketenangan kota merupakan bentuk kontribusi nyata warga dalam menciptakan lingkungan yang nyaman bagi semua.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan guna memastikan malam pergantian tahun berjalan kondusif tanpa gangguan kamtibmas. (Red)

Tinggalkan Balasan