pressXPos.com, Kota Pekalongan – Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H. menjenguk korban ledakan petasan yang dirawat di RSI Pekajangan, Kabupaten Pekalongan, Jumat (20/2/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk keprihatinan sekaligus memastikan kondisi para korban.
Peristiwa ledakan terjadi di Jalan Baru Pematang Sawah RT 06 RW 02, Desa Paweden, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan. Empat orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat ledakan tersebut.

Ps. Kasi Humas Iptu Purno Utomo, S.H. menuturkan peristiwa bermula saat para korban pada Kamis (19/2) malam membuat petasan di rumah salah satu dari mereka. Keesokan harinya, sekitar pukul 05.30 WIB, petasan tersebut hendak ditautkan pada balon udara. Namun, belum sempat balon mengudara petasan terlebih dahulu meledak dan mengenai para korban.
“Kami sangat menyayangkan peristiwa yang terjadi. Salah satu korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSI Pekajangan. Seluruh korban masih berstatus pelajar,” ujar Iptu Purno.
Atas kejadian tersebut, Polres Pekalongan Kota mengimbau orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja, terutama selama bulan Ramadhan. Warga diminta tidak membuat maupun menyalakan petasan, serta menghindari aktivitas berbahaya seperti tawuran, balap liar, hingga mengkonsumsi miras atau penyalahgunaan narkoba.
Sebagai langkah preventif dan represif, jajaran Polres Pekalongan Kota juga terus menggencarkan penindakan. Pada Selasa, (17/2/2026), Satreskrim mengamankan seorang pria berinisial C alias H, warga Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang berikut barang bukti berupa 3 (tiga) kilogram bahan peledak (obat petasan) serta 6 (enam) lembar kertas telo yang biasa digunakan untuk membuat sumbu petasan.

Selain itu, Polsek jajaran juga melakukan kegiatan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dengan sasaran petasan dan miras. Puluhan petasan berbagai ukuran serta ratusan botol miras berhasil diamankan dari sejumlah lokasi.
Polres Pekalongan Kota berkomitmen untuk terus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama bulan Ramadhan. Masyarakat diimbau segera melaporkan potensi gangguan keamanan melalui Call Center Polri 110 atau kepada Bhabinkamtibmas. (Phy)
