Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Meningkat, Polri Pastikan Situasi Kamtibmas Kondusif

Peristiwa TNI/POLRI

JAKARTA, pressXPos.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melaporkan perkembangan terbaru situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada hari ke-13 pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Hingga saat ini, secara umum kondisi nasional terpantau aman dan terkendali tanpa adanya gangguan menonjol yang menghambat mobilitas masyarakat.

Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, menjelaskan bahwa kepolisian terus mengoptimalkan pelayanan di tengah momentum arus balik Lebaran 2026. Berdasarkan data laporan harian, petugas mencatat sebanyak 1.387 kejadian gangguan kamtibmas yang didominasi oleh kasus kejahatan sebanyak 1.288 kasus, diikuti pelanggaran hukum, dan bencana alam.

Memasuki fase kepulangan pemudik, volume kendaraan yang masuk ke Jakarta melalui gerbang tol utama menunjukkan tren peningkatan yang sangat tajam. Data terbaru menunjukkan sebanyak 256.338 kendaraan telah kembali ke ibu kota, atau melonjak sebesar 99,02 persen dibandingkan volume lalu lintas normal. Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra dari para pengendara untuk menjaga jarak aman dan konsentrasi selama di perjalanan.

Selain memantau kepadatan jalan raya, Polri juga menyoroti angka kecelakaan lalu lintas yang mencatat 226 kejadian dengan total kerugian materiil mencapai Rp226 juta lebih. Sebagai langkah preventif, petugas telah memberikan 27 teguran langsung dan merekam 10 pelanggaran melalui sistem ETLE. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik agar tetap mematuhi rambu lalu lintas demi menekan angka fatalitas di jalan.

Selaras dengan upaya penguraian kemacetan, Polri mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan kembali ke kota asal secara bijak. Kombes Pol. Jansen menyarankan para pekerja untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) guna menghindari penumpukan kendaraan di puncak arus balik. Selain itu, pengecekan kondisi fisik pengemudi dan kelaikan kendaraan menjadi faktor krusial sebelum memulai perjalanan jauh.

Sebagai penutup, seluruh pemangku kepentingan berkomitmen menjaga kelancaran arus balik Lebaran 2026 hingga masa operasi berakhir. Masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat dapat menghubungi layanan call center 110 yang siaga selama 24 jam. Dengan kerja sama yang baik antara petugas dan pengguna jalan, diharapkan moto “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” dapat terwujud sepenuhnya bagi seluruh warga Indonesia. (GR)

Tinggalkan Balasan