Kawal Idul Fitri 1447 H, Polda Metro Jaya Kerahkan 1.810 Personel Amankan Malam Takbiran 2026 di Jakarta

Nasional TNI/POLRI

Jakarta, pressXPos.com – Guna menjamin kekhusyukan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Polda Metro Jaya menerjunkan ribuan personel gabungan dalam operasi pengamanan malam takbiran 2026 Jakarta. Langkah preventif ini bertujuan untuk memastikan seluruh wilayah ibu kota tetap kondusif, aman, dan tertib dari berbagai potensi gangguan keamanan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa total kekuatan yang dikerahkan mencapai 1.810 personel. Kekuatan ini merupakan sinergi antara 1.759 anggota Polda Metro Jaya dan 51 personel dari jajaran Polres setempat.

Fokus Sebaran Personel di Titik Vital Jakarta

Pihak kepolisian membagi penempatan personel ke dalam beberapa sektor strategis yang diprediksi menjadi pusat konsentrasi massa. Pembagian ini dilakukan agar pengawasan dapat berjalan lebih efektif dan responsif.

“Kami membagi penggelaran personel ke dalam beberapa sektor utama, yakni Sektor A Monas sebanyak 100 personel, Sektor B Monas 274 personel, dan Sektor C Bundaran HI sebanyak 533 personel,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto dalam keterangan resminya, Jumat (20/3/2026).

Selain pusat keramaian, petugas juga bersiaga di titik-titik krusial seperti TL Harmoni, Jalan Veteran, kawasan Kedutaan Besar Amerika Serikat, hingga koridor Sudirman-Thamrin. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi warga yang merayakan malam kemenangan.

Rekayasa Lalu Lintas dan Kelancaran Arus

Selain fokus pada keamanan wilayah, pengamanan malam takbiran 2026 Jakarta juga memberikan atensi besar pada aspek Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas). Sebanyak 903 personel lalu lintas disiagakan khusus untuk mengurai kepadatan kendaraan.

Selanjutnya, pihak kepolisian akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di sejumlah ruas jalan utama. Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya kemacetan total akibat meningkatnya volume kendaraan di malam menjelang Lebaran.

Larangan Konvoi dan Petasan bagi Masyarakat

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar merayakan malam takbiran dengan bijak di masjid atau lingkungan masing-masing. Polisi secara tegas melarang adanya kegiatan yang dapat memicu gesekan antarwarga atau kecelakaan lalu lintas.

“Kami mengharapkan masyarakat tidak melakukan arak-arakan atau konvoi kendaraan yang berpotensi memicu gesekan. Selain itu, dilarang keras menyalakan petasan serta melakukan aksi balap liar yang membahayakan nyawa,” tegas Budi.

Melalui koordinasi yang ketat dan pengawasan melekat, Polda Metro Jaya berkomitmen untuk menghadirkan suasana Lebaran yang damai bagi seluruh warga Jakarta. (GR)

Tinggalkan Balasan