Categories: Tangsel

Pentas Seni dan Pembagian Rapor Al Hikmah Jadi Ajang Pembentukan Karakter dan Kepercayaan Diri Santri Sejak Dini

Tangerang Selatan | PressXpos.com – Keceriaan dan semangat para santri mewarnai pelaksanaan Pentas Seni Santri dan Pembagian Rapor PAUDQU-TKA-TPA-TPQ Al Hikmah yang berlangsung di Aula Masjid Jami Raudhatul Hikmah, Jalan Raya Pamulang 2, Gang Sawo, RT 03/09, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (20/6/2026).

 

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB tersebut dihadiri oleh para wali santri, dewan guru, pengurus DKM, serta tokoh masyarakat setempat. Selain menjadi momentum pembagian hasil evaluasi pembelajaran selama satu semester, acara ini juga menjadi wadah bagi para santri untuk menampilkan berbagai kemampuan dan kreativitas yang telah mereka pelajari.

 

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan Kalam Ilahi, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars TPA, pembacaan Ikrar Santri, serta sambutan dari para pemangku kepentingan. Suasana semakin semarak dengan berbagai penampilan santri, mulai dari lagu “Terima Kasih Guruku Tersayang”, penampilan “Anak Kambing Saya”, lagu “Kun Anta”, bacaan surah pendek, puisi, doa harian, hafalan hadist, drama TPQ malam, tari kreasi, hingga pembacaan shalawat Nabi.

 

Bagi para orang tua, penampilan sederhana tersebut menjadi kebanggaan tersendiri. Sebab, di balik setiap penampilan, tersimpan proses belajar yang tidak singkat, mulai dari latihan, pembiasaan disiplin, keberanian tampil di depan umum, hingga kemampuan bekerja sama dan menghargai sesama.

 

Membangun Mental dan Karakter Anak Melalui Pendidikan yang Holistik

Dalam sambutannya, Ustadz Nahadi Saputra, S.Pd.I., Kepala PAUDQU dan TPA Al Hikmah sekaligus Direktur Daerah LPPTKA BKPRMI Kota Tangerang Selatan, menegaskan bahwa kegiatan pentas seni dan pembagian rapor bukan hanya kegiatan seremonial tahunan, melainkan bagian dari proses pendidikan untuk membentuk karakter dan menggali potensi anak-anak.

Menurutnya, setiap penampilan yang ditunjukkan para santri di atas panggung merupakan media untuk melatih keberanian, membangun mental, mengembangkan kreativitas, serta menumbuhkan rasa percaya diri sejak usia dini.

 

“Setiap anak memiliki potensi dan cita-cita besar. Tugas kita bersama adalah memberikan ruang, bimbingan, dan dukungan agar potensi tersebut dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Pentas seni ini bukan tentang siapa yang tampil paling sempurna, tetapi bagaimana anak-anak berani mencoba, belajar, dan percaya pada kemampuan dirinya,” ujar Nahadi.

 

Ia menjelaskan bahwa pendidikan di PAUDQU dan TPA Al Hikmah tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik dan membaca Al-Qur’an, tetapi juga diarahkan untuk membentuk generasi Qurani yang berakhlakul karimah, memiliki kecerdasan intelektual, kesehatan jasmani, kebersihan hati, serta ketangguhan mental dan spiritual.

 

Lebih jauh, Nahadi menekankan bahwa keberhasilan pendidikan memerlukan kerja sama antara guru, orang tua, dan lingkungan masyarakat.

 

“Menuntut ilmu adalah perjalanan panjang yang memerlukan kesungguhan, bimbingan guru, dukungan orang tua, dan kesabaran. Apa yang ditanamkan kepada anak-anak hari ini sesungguhnya merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas generasi di masa mendatang. Langkah kecil seperti belajar mengaji, menghafal doa, tampil di atas panggung, dan menerima hasil belajar adalah pijakan awal untuk menggapai mimpi besar mereka di masa depan,” tutupnya.

 

Masjid Menjadi Pusat Pendidikan dan Pembinaan Generasi Penerus

Sementara itu, Ketua DKM Masjid Jami Raudhatul Hikmah, Ustadz Muhasim, S.H.I., menilai bahwa keberadaan masjid harus terus diperkuat sebagai pusat pendidikan dan pembinaan generasi muda.

 

Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam membentuk karakter dan moral anak-anak.

 

“Anak-anak yang hari ini membaca Al-Qur’an, bershalawat, menghafal hadist, dan tampil dengan penuh semangat di atas panggung adalah aset masa depan umat dan bangsa. Mereka harus dijaga, dididik, dan didampingi bersama-sama,” ungkap Muhasim.

 

Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang berlangsung begitu cepat, ia menilai pendidikan agama menjadi pondasi yang tidak boleh diabaikan.

 

“Ilmu pengetahuan dan teknologi sangat penting, tetapi tanpa akhlak dan nilai-nilai agama, kemajuan dapat kehilangan makna. Karena itu, pendidikan Al-Qur’an dan pembinaan akhlak harus ditanamkan sejak usia dini agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas sekaligus berkarakter,” jelasnya.

 

Ia pun mengibaratkan pendidikan anak sebagai proses menanam benih yang membutuhkan kesabaran dan ketekunan.

 

“Mendidik anak ibarat menanam pohon. Hasilnya mungkin tidak langsung terlihat hari ini, tetapi apabila dirawat dengan kesabaran, keikhlasan, dan doa, kelak akan tumbuh menjadi pohon yang kokoh dan memberikan manfaat bagi banyak orang. Begitu pula dengan pendidikan anak-anak kita, yang sesungguhnya merupakan investasi terbesar bagi masa depan umat dan bangsa,” pungkasnya.

 

Pendidikan Al-Qur’an dan Peran Keluarga Tidak Dapat Dipisahkan

Pada kesempatan tersebut, Ketua RT 03/09 Parakan Benda Baru, Abdullah, S.T., turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh santri yang menerima rapor dan menyelesaikan pendidikan di TPA/TPI.

 

Menurutnya, pendidikan Al-Qur’an merupakan fondasi penting dalam membentuk kepribadian dan akhlak anak yang harus berjalan beriringan dengan pendidikan formal.

 

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh santri. Pendidikan Al-Qur’an di TPA dan TPI merupakan pondasi penting dalam membentuk karakter dan akhlak anak. Karena itu, mari kita terus mendampingi dan mendorong anak-anak untuk mencintai Al-Qur’an dan terus semangat belajar, karena apa yang ditanamkan sejak dini akan menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka,” ujarnya.

 

Kegiatan Pentas Seni dan Pembagian Rapor PAUDQU-TKA-TPA-TPQ Al Hikmah ini menjadi bukti bahwa pendidikan anak tidak hanya diukur melalui angka di atas kertas, tetapi juga melalui tumbuhnya keberanian, akhlak, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap ilmu dan Al-Qur’an.

 

Di atas panggung sederhana itulah, anak-anak belajar untuk berbicara, berani tampil, menghargai proses, dan percaya pada dirinya sendiri. Dari ruang pendidikan yang sederhana pula, sedang dipersiapkan generasi penerus yang diharapkan kelak menjadi pribadi berilmu, berakhlakul karimah, serta membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, agama, dan bangsa.

Hermansyah

Share
Published by
Hermansyah

Recent Posts

Bangunan SDN Jombang 06 Memprihatinkan, Tembok Roboh Picu Desakan Perbaikan Secepatnya

pressXPos.com, Tangerang Selatan – Kondisi bangunan SDN Jombang 06 di Kota Tangerang Selatan menjadi sorotan…

2 hari ago

Menpora Erick Thohir Dorong Pekan Olahraga Polri Jadi Gerakan Memasyarakatkan Olahraga

Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menilai Pekan Olahraga Polri 2026 tidak hanya…

3 hari ago

Nama Baiknya Dirusak, Ini Kata Ade Muksin, Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026

pressXPos.com, KOTA BEKASI – Ketua Panitia Hari Pers Nasional (HPN) Bekasi Raya 2026, Ade Muksin,…

5 hari ago

Polres Pekalongan Kota Salurkan Bantuan Kepada Petani Jagung

pressXPos.com, Kota Pekalongan - Wujud nyata dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di…

5 hari ago

Ketua APDESI Kabupaten Bekasi Ajak Masyarakat Dukung Kinerja Polri dan Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades Serentak 2026

PressXpos.com | Kabupaten Bekasi – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di…

5 hari ago

Asyik! Meet & Greet Film “Garuda di Dadaku” Jadi Momen Berkesan Bagi Pengunjung Jakarta Fair 2026

JAKARTA – PT Indofood Sukses Makmur Tbk. melalui Indomilk Kids dan Chiki kembali menunjukkan komitmen…

6 hari ago