pressXPos.com, Tangerang Selatan – Genangan air yang tak kunjung surut selama hampir 20 hari melanda lapangan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Tangerang Selatan (Tangsel), Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur. Kondisi tersebut berdampak langsung pada aktivitas belajar mengajar dan kegiatan penunjang siswa yang bergantung pada fasilitas lapangan sekolah.
Genangan air masih terlihat menutupi hampir seluruh area lapangan SMAN 4 Tangsel hingga Rabu (7/1/2026). Bahkan, sebagian halaman sekolah ikut terdampak sehingga ruang gerak siswa dan guru menjadi terbatas. Situasi ini memaksa pihak sekolah menyesuaikan pola kegiatan sehari-hari.

Akibat kondisi tersebut, sejumlah agenda rutin seperti upacara bendera, pelajaran olahraga, serta kegiatan ekstrakurikuler terpaksa dihentikan sementara. Sekolah juga harus mengalihkan beberapa aktivitas ke ruang kelas atau area terbatas yang dinilai kurang ideal untuk menunjang kegiatan siswa.
Humas SMAN 4 Tangsel menyampaikan kekhawatiran atas dampak lanjutan jika genangan air tidak segera ditangani. Selain mengganggu aktivitas belajar, kondisi lapangan yang tergenang dinilai berpotensi menimbulkan masalah kesehatan bagi siswa dan warga sekolah.
“Jika dibiarkan berlarut-larut, genangan air ini bisa menjadi sarang nyamuk dan memicu penyakit. Kami tentu khawatir terhadap keselamatan dan kenyamanan siswa,” ujar perwakilan pihak sekolah.

Pihak sekolah menduga genangan air dipicu oleh sistem drainase di lingkungan sekitar yang tidak berfungsi optimal. Pembangunan saluran air di luar area sekolah dengan posisi lebih tinggi disebut membuat aliran air justru masuk dan tertahan di area lapangan SMAN 4 Tangsel.
Sementara itu, Lurah Pondok Ranji, H. Midih, mengaku telah meninjau langsung lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Ia menyebut komunikasi telah dilakukan, termasuk dengan Pertamina yang berada di sekitar sekolah serta UPT dinas terkait, guna mencari solusi agar genangan air segera teratasi. (Red)
