pressXPos.com, Tangerang Selatan – Kondisi bangunan SDN Jombang 06 di Kota Tangerang Selatan menjadi sorotan publik setelah sebuah tembok sekolah dilaporkan runtuh dan nyaris menimpa warga. Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran orang tua siswa dan masyarakat terhadap keselamatan lingkungan sekolah yang dinilai sudah mengalami kerusakan di sejumlah bagian.
Berdasarkan informasi yang beredar, runtuhnya tembok diduga disebabkan oleh kondisi bangunan yang telah mengalami penurunan kualitas. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian, insiden ini menjadi peringatan serius agar pemerintah segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap struktur bangunan sekolah demi mencegah kejadian serupa.

Masyarakat berharap Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan bersama instansi terkait segera melakukan investigasi teknis, sekaligus mengambil langkah cepat untuk memperbaiki fasilitas sekolah yang dinilai membahayakan keselamatan siswa, guru, maupun warga sekitar.
Selain kerusakan fisik bangunan, muncul pula dugaan dari sebagian pihak mengenai efektivitas penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah Nasional (BOSNAS). Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada bukti maupun pernyataan resmi dari pihak berwenang yang menyatakan adanya penyimpangan dalam pengelolaan Dana BOSNAS di SDN Jombang 06. Dugaan tersebut masih memerlukan audit serta klarifikasi dari pihak terkait.

Pakar pendidikan menilai bahwa Dana BOS pada dasarnya diperuntukkan bagi operasional sekolah, sedangkan rehabilitasi bangunan dengan kategori rusak berat umumnya memerlukan dukungan anggaran pemerintah daerah atau pemerintah pusat melalui program pembangunan fisik.
Warga berharap kejadian ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Tangerang Selatan agar seluruh sekolah yang mengalami kerusakan dapat diprioritaskan untuk diperbaiki. Keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik harus menjadi prioritas utama sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman. (Red)
