Para Demonstran Aksi Unjuk Rasa Turun Ke Jalan Oleh “POROS PEMUDA” Menuntut Untuk Keadilan Tentang Keabsahan Ijazah Mantan Presiden RI Joko Widodo

PRESSXPOS.COM, JAKARTA – Polemik soal keaslian ijazah Presiden Ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi terus bergulir di publik. Peristiwa terbaru berkaitan dengan ijazah Jokowi adalah puluhan orang dari Poros Muda Untuk Keadilan melakukan aksi unjuk rasa di depan KPU pada Senin, 14 April 2025. Mereka datang untuk mendesak KPU untuk mengungkap keabsahan Ijazah Jokowi Ke publik.

Sejumlah pihak mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk meminta klarifikasi ijazah yang digunakan Presiden Jokowi saat mendaftar sebagai calon presiden pada Pilpres 2014. Mereka menilai ada kejanggalan dalam ijazah yang digunakan Jokowi. Pihak-pihak yang mendesak klarifikasi ijazah Jokowi berpendapat bahwa ada kejanggalan dalam ijazah yang digunakan Jokowi saat mendaftar sebagai calon presiden. Mereka meminta KPU untuk meminta klarifikasi atas kejanggalan tersebut.

Kelompok Poros Muda Untuk Keadilan selama ini menuntut usut tuntas keaslian ijazah Jokowi. Mereka hadir di KPU RI untuk mendesak KPU RI agar segera membuka dan memeriksa ijazah mantan presiden RI ke-7 tersebut. “polemik yang cukup serius pada bangsa Indonesia bukan terkait kebijakan maupun keputusan, akan tetapi terkait ijazah palsu,” kata Ahmat Setiawan.

Massa tiba di KPU RI sekitar pukul 13.25 WIB. Mereka langsung melakukan orasi yang menuntut tentang usut tuntas dugaan ijazah palsu mantan Presiden Indonesia Joko Widodo, Mendesak KPU untuk mengungkap keabsahan ijazah Jokowi ke Publik, meminta Joko Widodo untuk membuktikan keaslian ijazahnya secara langsung kepada publik. Persoalan itu kembali mencuat di publik beberapa waktu belakangan.

KPU telah melakukan verifikasi administrasi terhadap dokumen persyaratan capres-cawapres, termasuk ijazah Jokowi. Namun, hasil verifikasi tersebut tidak secara terbuka diumumkan kepada publik. Masyarakat memiliki reaksi yang beragam terhadap tuntutan klarifikasi ijazah Jokowi. Beberapa pihak mendukung tuntutan klarifikasi, sementara yang lain menilai bahwa tuntutan tersebut tidak relevan dan hanya bertujuan untuk menimbulkan kegaduhan politik.

Polemik soal keaslian ijazah Jokowi tersebut mendapat sorotan dari berbagai kalangan, dari para tokoh UGM maupun dari pihak lain.

(RED)

Redaksi

Recent Posts

Jangan Abaikan Uji KIR, Tangsel Mulai Kirim Surat Peringatan ke Pemilik Kendaraan

pressXPos com, TANGSEL, – Pemilik kendaraan bermotor yang wajib menjalani uji berkala di Kota Tangerang…

20 jam ago

Maulid Nabi di Pamulang Tak Sekadar Seremonial, Daarul Hikmah Tekankan Kejujuran dan Kepedulian Sosial

pressXPos.com, TANGERANG SELATAN – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Yayasan Daarul…

1 minggu ago

Pemkot Tangsel Bangun Gedung Tiga Lantai SDN Ciputat 06, Miliki 18 Ruang Kelas

pressXPos.com, TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui Dinas Cipta Karya dan Tata…

1 minggu ago

Ketua DPRD Depok Hadiri Tabligh Akbar Maulid Nabi MT Balwan

pressXPos.com, DEPOK – Ketua DPRD Kota Depok, H. Ade Supriyatna, menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka…

1 minggu ago

Industri Percetakan dan  Manufaktur Nasional Masuki Sinergitas Lintas Sektor Porgresif! Sinergi Cetak 2D dan 3D: Asosiasi PRINTRIDI dan Krista Media Jalin Kolaborasi Strategis di ALLPrint Indonesia 2026

PRESSXPOS.COM-JAKARTA — Ekosistem industri percetakan dan manufaktur nasional memasuki babak baru lewat sinergitas lintas sektor…

1 minggu ago

PAPPRI Tangsel Resmi Dikukuhkan, Siap Perkuat Ekosistem Musik dan Ekonomi Kreatif

pressXPos.com, TANGERANG SELATAN – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik…

1 minggu ago