Categories: NasionalNews

Polri di Bawah Presiden: Strategi Pemuda Muhammadiyah Menjaga Profesionalisme

Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta menilai koordinasi Polri dengan Presiden penting untuk independensi dan efektivitas kepolisian.

 

Jakarta, 25 Januari 2025 – Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta menegaskan bahwa Polri yang berada di bawah koordinasi Presiden memiliki peran strategis dalam menjaga profesionalisme kepolisian. Ketua Zulfahmi menyatakan, “Mandat konstitusi menempatkan Polri di bawah Presiden untuk memastikan akuntabilitas dan independensi.”

 

Menurut Zulfahmi, koordinasi langsung antara Presiden dan Polri bukan sekadar formalitas. Posisi ini menjadi instrumen strategis agar Polri tetap bebas dari pengaruh politik praktis, profesional, dan berpihak sepenuhnya kepada rakyat. “Profesionalisme Polri harus dijaga tanpa kompromi, agar penegakan hukum berjalan adil dan efektif,” tambahnya.

Pemuda Muhammadiyah mendorong Presiden untuk terus memperkuat fungsi pembinaan dan pengawasan Polri. Tujuannya adalah menciptakan kepolisian modern yang berintegritas tinggi, menjunjung hak asasi manusia, dan sejalan dengan cita-cita Indonesia yang adil dan berkemajuan.

 

Organisasi ini juga menekankan dukungan nyata di lapangan. Di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Pemuda Muhammadiyah aktif bekerja sama dengan Polri dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Kegiatan ini dianggap bagian dari ikhtiar kebangsaan dan semangat dakwah amar ma’ruf nahi munkar.

Zulfahmi menegaskan bahwa koordinasi Polri dengan Presiden juga menumbuhkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. “Profesionalisme yang terjaga membuat masyarakat merasa aman dan yakin bahwa aparat benar-benar bekerja untuk rakyat,” ujarnya.

 

Lebih jauh, Pemuda Muhammadiyah menyoroti perlunya penguatan pengawasan berkelanjutan. Dengan pembinaan yang konsisten, Polri dapat menghadapi tantangan modern, mulai dari kriminalitas berbasis teknologi hingga penegakan hukum yang sensitif terhadap hak asasi manusia.

 

Dukungan Pemuda Muhammadiyah bukan politisasi, melainkan tanggung jawab kebangsaan. Kegiatan nyata mereka meliputi edukasi hukum publik, pengawasan sosial, dan pendampingan masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan.

Sinergi yang baik antara Presiden, Polri, dan masyarakat sipil diyakini menjadi fondasi stabilitas nasional. Dengan koordinasi yang jelas, profesionalisme Polri akan tetap terjaga dan menjadi instrumen nyata dalam menjaga keamanan serta ke

pentingan rakyat.

Hermansyah

Recent Posts

Jangan Abaikan Uji KIR, Tangsel Mulai Kirim Surat Peringatan ke Pemilik Kendaraan

pressXPos com, TANGSEL, – Pemilik kendaraan bermotor yang wajib menjalani uji berkala di Kota Tangerang…

16 jam ago

Maulid Nabi di Pamulang Tak Sekadar Seremonial, Daarul Hikmah Tekankan Kejujuran dan Kepedulian Sosial

pressXPos.com, TANGERANG SELATAN – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Yayasan Daarul…

7 hari ago

Pemkot Tangsel Bangun Gedung Tiga Lantai SDN Ciputat 06, Miliki 18 Ruang Kelas

pressXPos.com, TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui Dinas Cipta Karya dan Tata…

1 minggu ago

Ketua DPRD Depok Hadiri Tabligh Akbar Maulid Nabi MT Balwan

pressXPos.com, DEPOK – Ketua DPRD Kota Depok, H. Ade Supriyatna, menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka…

1 minggu ago

Industri Percetakan dan  Manufaktur Nasional Masuki Sinergitas Lintas Sektor Porgresif! Sinergi Cetak 2D dan 3D: Asosiasi PRINTRIDI dan Krista Media Jalin Kolaborasi Strategis di ALLPrint Indonesia 2026

PRESSXPOS.COM-JAKARTA — Ekosistem industri percetakan dan manufaktur nasional memasuki babak baru lewat sinergitas lintas sektor…

1 minggu ago

PAPPRI Tangsel Resmi Dikukuhkan, Siap Perkuat Ekosistem Musik dan Ekonomi Kreatif

pressXPos.com, TANGERANG SELATAN – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik…

1 minggu ago