Respon Cepat Banjir Jakarta: Satgas Bang Jasri Ditpolairud Polda Metro Jaya Sasar Kebon Pala

TNI/POLRI

JAKARTA TIMUR, pressXPos.com – Personel Ditpolairud Polda Metro Jaya yang tergabung dalam Satgas “Bang Jasri” (Bhayangkara Jakarta ASRI) turun langsung membantu warga membersihkan permukiman pascabanjir di wilayah Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, Minggu (22/3/2026).

Aksi kemanusiaan ini dilakukan menyusul banjir yang merendam kawasan tersebut pada Sabtu malam akibat tingginya curah hujan di wilayah hulu seperti Depok dan Bogor.

Respon Cepat Pascabanjir

Kegiatan dipimpin oleh Koordinator Siaga SAR, AKP Hamdannallah, bersama Wakil Koordinator Ipda Gede Mahardika. Sebanyak 24 personel dari Pleton I Siaga Bencana dikerahkan untuk menyisir rumah-rumah warga yang terdampak.

Berdasarkan pantauan di lapangan, banjir sebelumnya menggenangi empat RT, yakni:

RW 04: RT 11 dan RT 12.

RW 05: RT 13 dan RT 14.

“Kami hadir tidak hanya untuk melakukan patroli dan pengamanan, tetapi juga membantu masyarakat memulihkan lingkungan tempat tinggalnya. Ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Polri,” ujar Dirpolairud Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Mustofa.

Dukungan Terhadap Program Strategis

Kombes Pol. Mustofa menegaskan bahwa aksi ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto melalui Gerakan Indonesia Asri. Melalui Satgas Bang Jasri, Polri berupaya menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan yang nyata dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Selain membersihkan lumpur dan sisa sampah, personel kepolisian tetap bersiaga di lokasi untuk menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) agar tetap kondusif.

Himbauan Bagi Masyarakat

Polda Metro Jaya mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat atau menemukan gangguan keamanan, dapat segera menghubungi:

📞 Layanan Kepolisian: 110 (Bebas Pulsa)

Langkah preventif dan bantuan kemanusiaan ini akan terus dilakukan secara konsisten di wilayah-wilayah rawan bencana guna memastikan aktivitas warga dapat kembali berjalan normal dengan aman dan profesional. (GR)

Tinggalkan Balasan