pressXPos.com, JAKARTA – PT Satria Antaran Prima Tbk atau berhasil mempertahankan kinerja operasional yang positif sepanjang tahun 2025 di tengah kondisi makro ekonomi yang menantang. Perusahaan jasa pengiriman dengan tagline #JagonyaCOD tersebut mampu menjaga stabilitas bisnis melalui penguatan segmen Business to Business (B2B), efisiensi operasional, serta peningkatan kualitas layanan logistik.
Sepanjang tahun 2025, perekonomian Indonesia menghadapi tekanan akibat melemahnya daya beli masyarakat yang dipicu kenaikan harga kebutuhan pokok dan energi. Kondisi tersebut turut memengaruhi aktivitas konsumsi dan sektor ritel nasional. Meski demikian, SAPX Express tetap mampu menjaga performa operasionalnya dengan baik melalui strategi adaptif dan pengelolaan biaya yang lebih efisien.
Perseroan mencatat segmen B2B sebagai salah satu penopang utama kinerja perusahaan. Permintaan layanan logistik dari sektor perbankan, Fast Moving Consumer Goods (FMCG), serta berbagai pelaku usaha yang membutuhkan distribusi terintegrasi tetap menunjukkan ketahanan positif. Di sisi lain, transaksi dari marketplace dan e-commerce masih menjadi penggerak utama permintaan layanan pengantaran meskipun mengalami perlambatan dibandingkan periode sebelumnya.
Dari sisi keuangan, SAPX Express membukukan pendapatan sebesar Rp523,13 miliar hingga 31 Desember 2025. Nilai tersebut menurun dibandingkan pendapatan tahun 2024 yang mencapai Rp682,51 miliar. Namun demikian, total aset perseroan justru meningkat 6,39 persen menjadi Rp410,53 miliar dari sebelumnya Rp385,88 miliar pada tahun 2024.
Kinerja operasional yang efisien turut mendorong pertumbuhan laba usaha sebesar 29,72 persen, dari Rp7,80 miliar pada 2024 menjadi Rp10,11 miliar pada 2025. Sementara itu, laba rugi komprehensif tahun berjalan tercatat sebesar Rp9,56 miliar, turun 58,98 persen dibandingkan Rp23,30 miliar pada tahun sebelumnya.
Pencapaian tersebut juga mendapat pengakuan dari berbagai mitra strategis dan pelaku industri. SAPX Express meraih penghargaan Best Courier Partner 2025 dari DHL, The Best Logistic Partner 2025 dari Everpro, serta penghargaan Operational Excellence dalam ajang Asia Consumer Sourcing Expo (CSE Asia) Indonesia. Berbagai penghargaan tersebut menjadi bukti eksistensi dan daya saing perseroan di tengah persaingan industri logistik yang semakin ketat.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada 10 Juni 2026, perseroan mengagendakan lima mata acara rapat, meliputi pengesahan laporan tahunan dan laporan keuangan auditan 2025, penetapan penggunaan laba bersih, penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris tahun 2026, penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk Tahun Buku 2026, serta persetujuan rencana pemberian jaminan atas sebagian atau seluruh aset perseroan guna mendukung kebutuhan pembiayaan di masa mendatang.
Manajemen menegaskan bahwa peningkatan kualitas penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) menjadi salah satu fokus utama perusahaan. Langkah tersebut tidak hanya sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga sebagai strategi menjaga keberlanjutan usaha dan memperkuat kepercayaan pemegang saham maupun para pemangku kepentingan. (GR)
