Puluhan Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel Belum Beroperasi, 26 SPPG Masih Berstatus Suspend

Pendidikan Tangsel

pressXPos.com, TANGERANG SELATAN – Sebanyak 26 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Tangerang Selatan masih berstatus suspend atau penghentian sementara operasional. Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tersebut untuk memastikan seluruh dapur penyedia Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memenuhi standar keamanan pangan, sanitasi, dan infrastruktur yang telah ditetapkan.

Data terbaru menunjukkan dari total 131 SPPG yang tersebar di Tangerang Selatan, sebanyak 109 unit masih aktif melayani penerima manfaat Program MBG. Sementara itu, puluhan dapur lainnya masih menjalani proses evaluasi dan pembenahan agar dapat kembali beroperasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Sejak Program Makan Bergizi Gratis diluncurkan, BGN mencatat sebanyak 41 SPPG di Tangerang Selatan pernah dikenakan status suspend. Dari jumlah tersebut, 15 SPPG telah berhasil menyelesaikan perbaikan dan kembali beroperasi. Namun hingga saat ini masih terdapat 20 SPPG yang menjalani masa suspend serta enam SPPG yang sedang mengajukan pencabutan status suspend setelah menyelesaikan sejumlah perbaikan.

BGN menemukan beberapa pelanggaran yang menjadi penyebab penghentian sementara operasional SPPG. Temuan tersebut meliputi ketidaksesuaian Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), standar kebersihan dan sanitasi yang belum terpenuhi, hingga tata letak dapur yang tidak sesuai dengan standar operasional yang ditetapkan pemerintah.

Menurut BGN, kebijakan suspend bukan merupakan bentuk penutupan permanen. Sebaliknya, langkah ini menjadi bagian dari mekanisme pembinaan dan pengawasan agar setiap SPPG mampu menyediakan makanan bergizi yang aman dan berkualitas bagi para penerima manfaat, terutama siswa sekolah yang menjadi sasaran utama Program MBG.

Pemerintah terus mendorong pengelola SPPG untuk segera melakukan perbaikan terhadap seluruh temuan yang ada. Setelah memenuhi persyaratan teknis dan administratif, SPPG dapat kembali menjalankan operasionalnya serta mendistribusikan makanan bergizi kepada masyarakat sesuai target program nasional.

Pengawasan yang ketat terhadap operasional SPPG dinilai penting untuk menjaga kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Tangerang Selatan. Melalui evaluasi berkelanjutan, pemerintah berharap seluruh dapur MBG dapat memenuhi standar yang berlaku sehingga program peningkatan gizi nasional dapat berjalan optimal, aman, dan memberikan manfaat maksimal bagi generasi muda Indonesia. (GR)

Tinggalkan Balasan