pressXPos com, Pamulang, Tangerang Selatan – Festival Wisata Kuliner Nusantara sukses menyedot perhatian masyarakat di kawasan Pamulang Square. Kegiatan yang berlangsung pada 12–14 Juni 2026 ini digelar dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno dengan mengusung tema “Setialah Pada Sumbernya, Lidah dan Perut Rakyat Indonesia Tidak Boleh Terjajah Makanan Impor.”

Festival tersebut menghadirkan sebanyak 135 pelaku UMKM kuliner dari berbagai daerah yang menyajikan lebih dari 300 jenis makanan dan minuman khas Nusantara. Beragam hidangan tradisional seperti lontong rendang Padang, nasi bakar Sunda, sate maranggi, aneka jajanan pasar, hingga minuman berbahan alami menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung.
Ketua Panitia, Gita Swarantika, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menghadirkan ragam kuliner tradisional kepada masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan ekonomi rakyat melalui penguatan sektor UMKM. Menurutnya, festival ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap pelestarian pangan lokal sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha kuliner.
“Festival ini bukan sekadar tempat makan, tetapi juga gerakan untuk memuliakan pangan lokal dan membantu UMKM berkembang. Kami ingin membuktikan bahwa makanan berkualitas tidak harus mahal,” ujarnya saat membuka acara.

Selain menghadirkan ratusan stan kuliner, panitia juga menyelenggarakan berbagai kegiatan pendukung seperti pertunjukan seni budaya, hiburan rakyat, serta sesi edukasi mengenai kekayaan kuliner Indonesia yang menjadi bagian dari warisan budaya bangsa. Suasana festival semakin semarak dengan antusiasme masyarakat yang datang bersama keluarga maupun kerabat.
Berlokasi di Jalan Siliwangi Nomor 7, Pamulang Barat, kawasan Pamulang Square dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat di Tangerang Selatan. Keberadaan berbagai pusat kuliner, fasilitas pendukung, serta akses yang mudah dijangkau menjadikan lokasi ini sebagai destinasi favorit warga untuk bersantai dan menikmati aneka sajian makanan.

Festival Wisata Kuliner Nusantara dibuka untuk umum setiap hari mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB tanpa dikenakan biaya masuk. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap kuliner lokal sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah. (Achmadun/GR)
