Open Booth SPMB 2026 SMKN 1 Tangsel Permudah Calon Siswa Temukan Sekolah Sesuai Minat dan Bakat

Pendidikan Tangsel

pressXPos.com, TANGERANG SELATAN – SMKN 1 Tangerang Selatan kembali menggelar program kolaborasi dengan sejumlah sekolah swasta dalam rangka mendukung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026. Acara dilaksanakan selama 4 Hari di area lapangan sekolah dari tanggal (22 s/d 25/06/2026). Program yang telah memasuki tahun ketiga ini menjadi upaya sekolah dalam memberikan alternatif pendidikan bagi masyarakat sekaligus memperluas akses informasi mengenai sekolah-sekolah gratis di wilayah Tangerang Selatan, Kamis (25/06/2026).

Kepala SMKN 1 Tangerang Selatan, Abdul Marta Nurdin, saat di wawancarai menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut bertujuan mengantisipasi tingginya minat masyarakat untuk masuk ke sekolah negeri. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi orang tua dan calon peserta didik agar mengetahui berbagai pilihan sekolah yang tersedia sesuai minat, bakat, dan kebutuhan siswa.

Menurut Abdul Marta Nurdin, kehadiran sekolah-sekolah swasta dalam satu kegiatan memudahkan masyarakat memperoleh informasi secara langsung dan menyeluruh. Dengan demikian, calon siswa dapat mempertimbangkan berbagai pilihan pendidikan tanpa harus mendatangi sekolah satu per satu untuk mencari informasi.

Konsep kolaborasi yang dikemas melalui kegiatan open booth ini juga merupakan bentuk jemput bola yang dilakukan pihak sekolah. Langkah tersebut dinilai efektif karena mampu mendekatkan layanan informasi pendidikan kepada masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah negeri dan sekolah swasta dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak orang tua dan calon siswa mengaku terbantu karena memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai sekolah gratis, program unggulan, hingga kompetensi keahlian yang ditawarkan oleh masing-masing sekolah peserta.

Dalam kegiatan open booth, sejumlah sekolah swasta turut berpartisipasi, di antaranya SMK Era Informatika, SMK Falatehan, SMK IPTEK, SMK Al Falah, SMK Muhammadiyah 3, SMK Sasmita Jaya 1, SMK Sasmita Jaya 2, Triguna, dan Al Amanah. Selain itu, Pegadaian juga hadir memberikan edukasi kepada peserta dan orang tua siswa yang mengikuti kegiatan tersebut.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Ketua Panitia SPMB SMKN 1 Tangerang Selatan, Ismu Gunawan, mengatakan bahwa proses SPMB Tahun Ajaran 2026 dilaksanakan secara daring dengan mengedepankan transparansi dan kemudahan akses informasi. SMKN 1 Tangsel membuka lima program keahlian, yaitu Akuntansi, Kuliner, Teknik Listrik, Teknik Elektro, dan Teknik Mesin yang dapat dipilih oleh calon peserta didik.

Menurut Ismu calon peserta didik sebelum mengikuti proses SPMB, para calon siswa diwajibkan mengikuti tahap pra-pendaftaran yang berlangsung sejak 20 April hingga 31 Mei 2026 untuk mendapatkan token pendaftaran.

“Setelah memperoleh token, peserta dapat mengikuti proses SPMB sesuai jadwal yang telah ditentukan. Selanjutnya mereka mengikuti tes minat dan bakat yang dilaksanakan selama empat hari, mulai 22 hingga 25 Juni 2026,” ujar Ismu Gunawan.

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan tes minat dan bakat, setiap peserta wajib membawa bukti pendaftaran serta surat keterangan kesehatan yang memuat hasil pemeriksaan buta warna. Persyaratan tersebut diberlakukan untuk seluruh program keahlian mengingat pentingnya kemampuan membedakan warna dalam kegiatan pembelajaran maupun praktik di SMK, khususnya pada bidang teknik.

Untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi, pihak sekolah memanfaatkan berbagai platform digital. Informasi terkait tahapan pra-pendaftaran, jadwal SPMB, tes minat bakat, hingga pengumuman disampaikan melalui website resmi sekolah serta media sosial seperti Instagram dan TikTok.

Terkait minat calon peserta didik, Ismu mengungkapkan bahwa program keahlian Kuliner menjadi jurusan yang paling banyak diminati tahun ini. Selain Kuliner, jurusan Akuntansi dan Teknik Mesin juga mengalami peningkatan jumlah pendaftar yang cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Ismu menambahkan bahwa bagi peserta yang belum berhasil diterima di SMKN 1 Tangerang Selatan, pihak sekolah telah menjalin kerja sama dengan delapan sekolah swasta gratis di wilayah Tangerang Selatan. Informasi mengenai sekolah-sekolah tersebut, termasuk brosur, video profil, hingga tautan pendaftaran, tersedia melalui website resmi sekolah sehingga seluruh calon siswa tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan sesuai kebijakan pendidikan gratis yang didukung Pemerintah Provinsi Banten. (GR)

Tinggalkan Balasan